News

Transformasi Mental dengan damai dan harmonis – Waisak 2016 STBA-PIA

Medan – Dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak 2016/2560 B.E., Unit Kegiatan Mahasiswa Buddha STBA-PIA (KMB) berkolaborasi dengan Perhimpuanan Muda-mudi Vihara Metta Karuna (PMVMK) mengadakan kebaktian peringatan Hari Tri Suci Waisak pada tanggal 21 Mei 2016 di Vihara Metta Karuna. Perayaan tersebut dihadiri oleh Umat Buddha Vihara Metta Karuna, Mahasiswa STBA-PIA, masyarakat umum dengan jumlah mencapai 250 orang. Pimpinan dan Pengurus STBA-PIA juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Sinar Anwar, SS, MTCSOL (Pembantu Ketua I),  Yenny Marlim, SS, MPd (Pembantu Ketua III/Penasehat KMB), Dewi Kartika Tjong , SPd, MTCSOL (Kabag Akademik), Lyna, SS, MTCSOL (Sekretaris Prodi Sastra China), Joan Wijaya, SS (Kasub. Kemahasiswaan / Pembina KMB), Yenny, BA, MTCSOL (Dosen).

Perayaan waisak yang bertemakan “Transformasi mental dengan damai dan harmonis” dipimpin oleh Yang Mulia Bhikkhu Punnajatto Thera dan Yang Mulia Bhikkhu Kusala Citto. Beliau menerangkan dalam  Perayaan Waisak, kita memperingati 3 peristiwa penting, yakni lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini, Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Sempurna dan menjadi Buddha di bawah pohon Bodhi (Bodhgaya), dan Buddha Gautama parinibbana (wafat) di Kusinara. Selain memperingati ketiga peristiwa penting tersebut, Y.M. Bhikkhu Kusala Citto juga mengingatkan anak muda sekarang harus belajar untuk memiliki kesabaran, sopan santun, memancarkan cinta kasih kepada semua makhluk agar dapat menjalani kehidupan yang damai dan harmonis.

Perayaan waisak ini dimeriahkan dengan nyanyian yang dibawakan oleh Randy (Runner Up 2 Buddhist Cilik Idol Tahun 2014), Duo Huang (Ketua Panitia Waisak Aseng Huang dan Kusnadi Huang). Peringatan waisak diawali dengan kebaktian puja bakti dan diakhiri dengan penyalaan Pelita oleh seluruh peserta kebaktian yang menelusuri Jalan Percut – Jalan Jambi – Jalan Sumatra – Jalan Kalimantan – Jalan Jambi. Lindawaty Mulyadi selaku Ketua KMB STBA-PIA mengatakan bahwa melalui peringatan Waisak ini, seluruh umat Buddha dapat mempraktekan nilai-nilai luhur ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari sehingga terwujud dunia yang damai dan penuh dengan cinta kasih.